Monday, November 28, 2011

Gambaru!


Kemane aje gueee.. hari gini baru bahas tentang "gambaru", hehehe..
Ngga apa2 lah ya.. Lebih baik terlambat tau daripada ngga tau sama sekali :P
Sebenernya denger kata "gambaru" ini udah lama, tapi ngga berniat cari tau, karena saya pikir, pasti ngga jauh-jauh artinya sama gambate yang artinya semangaaatt!!! Tapi ternyata setelah ngobrol sama seorang teman di bbm, dan ngga sengaja bahas tentang gambaru, saya baru tau kalo gambaru itu punya deeper meaning than "gambate" or "jia you". Karena penasaran, saya googling, dan nemu postingan blog yang bagus banget, saya mau share postingannya disini, supaya temen-temen yang belum tau tentang gambaru, jadi ngerti apa maknanya.. Dan setelah ngerti maknanya, jadi termotivasi buat gambaruuu!!!! ^^

Wednesday, March 16, 2011

Say YES to GAMBARU!

by Rouli Esther Pasaribu on Monday, March 14, 2011 at 12:02pm

Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : GAMBARU alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan. Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu : motto gambattekudasai (ayo berjuang lebih lagi), taihen dakedo, isshoni gambarimashoo (saya tau ini sulit, tapi ayo berjuang bersama-sama), motto motto kenkyuu shitekudasai (ayo bikin penelitian lebih dan lebih lagi). Sampai gw rasanya pingin ngomong, apa ngga ada kosa kata lain selain GAMBARU? apaan kek gitu, yang penting bukan gambaru.

Gam baru itu bukan hanya sekadar berjuang2 cemen gitu2 aja yang kalo males atau ada banyak rintangan, ya udahlah ya...berhenti aja. Menurut kamus bahasa jepang sih, gambaru itu artinya :

"doko made mo nintai shite doryoku suru" (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan)

Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter "keras" dan "mengencangkan". Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah "mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu" (maksudnya jangan manja, tapi anggap semua persoalan itu adalah sebuah kewajaran dalam hidup, namanya hidup emang pada dasarnya susah, jadi jangan ngarep gampang, persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik.).

Terus terang aja, dua tahun gw di jepang, dua tahun juga gw ngga ngerti, kenapa orang2 jepang ini menjadikan gambaru sebagai falsafah hidupnya. Bahkan anak umur 3 tahun kayak Joanna pun udah disuruh gambaru di sekolahnya, kayak pake baju di musim dingin mesti yang tipis2 biar ngga manja terhadap cuaca dingin, di dalam sekolah ngga boleh pakai kaos kaki karena kalo telapak kaki langsung kena lantai itu baik untuk kesehatan, sakit2 dikit cuma ingus meler2 atau demam 37 derajat mah ngga usah bolos sekolah, tetap dihimbau masuk dari pagi sampai sore, dengan alasan, anak akan kuat menghadapi penyakit jika ia melawan penyakitnya itu sendiri. Akibatnya, kalo naik sepeda di tanjakan sambil bonceng Joanna, dan gw ngos2an kecapean, otomatis Joanna ngomong : Mama, gambare! mama faitoooo! (mama ayo berjuang, mama ayo fight!). Pokoknya jangan manja sama masalah deh, gambaru sampe titik darah penghabisan it's a must!

Gw bener2 baru mulai sedikit mengerti mengapa gambaru ini penting banget dalam hidup, adalah setelah terjadi tsunami dan gempa bumi dengan kekuatan 9.0 di jepang bagian timur. Gw tau, bencana alam di indonesia seperti tsunami di aceh, nias dan sekitarnya, gempa bumi di padang, letusan gunung merapi....juga bukanlah hal yang gampang untuk dihadapi. Tapi, tsunami dan gempa bumi di jepang kali ini, jauuuuuh lebih parah dari semuanya itu. Bahkan, ini adalah gempa bumi dan tsunami terparah dan terbesar di dunia.

Wajaaaaaaar banget kalo kemudian pemerintah dan masyarakat jepang panik kebingungan karena bencana ini. Wajaaaaar banget kalo mereka kemudian mulai ngerasa galau, nangis2, ga tau mesti ngapain. Bahkan untuk skala bencana sebesar ini, rasanya bisa "dimaafkan" jika stasiun-stasiun TV memasang sedikit musik latar ala lagu-lagu ebiet dan membuat video klip tangisan anak negeri yang berisi wajah-wajah korban bencana yang penuh kepiluan dan tatapan kosong tak punya harapan. Bagaimana tidak, tsunami dan gempa bumi ini benar-benar menyapu habis seluruh kehidupan yang mereka miliki. Sangat wajar jika kemudian mereka tidak punya harapan.

Tapi apa yang terjadi pasca bencana mengerikan ini? Dari hari pertama bencana, gw nyetel TV dan nungguin lagu-lagu ala ebiet diputar di stasiun TV. Nyari-nyari juga di mana rekening dompet bencana alam. Video klip tangisan anak negeri juga gw tunggu2in. Tiga unsur itu (lagu ala ebiet, rekening dompet bencana, video klip tangisan anak negeri), sama sekali ngga disiarkan di TV. Jadi yang ada apaan dong?

Ini yang gw lihat di stasiun2 TV :

1. Peringatan pemerintah agar setiap warga tetap waspada
2. Himbauan pemerintah agar seluruh warga jepang bahu membahu menghadapi bencana (termasuk permintaan untuk menghemat listrik agar warga di wilayah tokyo dan tohoku ngga lama-lama terkena mati lampu)
3. Permintaan maaf dari pemerintah karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik terencana
4. Tips-tips menghadapi bencana alam
5. nomor telepon call centre bencana alam yang bisa dihubungi 24 jam
6. Pengiriman tim SAR dari setiap perfektur menuju daerah-daerah yang terkena bencana
7. Potret warga dan pemerintah yang bahu membahu menyelamatkan warga yang terkena bencana (sumpah sigap banget, nyawa di jepang benar-benar bernilai banget harganya)
8. Pengobaran semangat dari pemerintah yang dibawakan dengan gaya tenang dan tidak emosional : mari berjuang sama-sama menghadapi bencana, mari kita hadapi (government official pake kata norikoeru, yang kalo diterjemahkan secara harafiah : menaiki dan melewati) dengan sepenuh hati
9. Potret para warga yang terkena bencana, yang saling menyemangati :
*ada yang nyari istrinya, belum ketemu2, mukanya udah galau banget, tapi tetap tenang dan ngga emosional, disemangati nenek2 yang ada di tempat pengungsian : gambatte sagasoo! kitto mitsukaru kara. Akiramenai de (ayo kita berjuang cari istri kamu. Pasti ketemu. Jangan menyerah)
*Tulisan di twitter : ini gempa terbesar sepanjang sejarah. Karena itu, kita mesti memberikan usaha dan cinta terbesar untuk dapat melewati bencana ini; Gelap sekali di Sendai, lalu ada satu titik bintang terlihat terang. Itu bintang yang sangat indah. Warga Sendai, lihatlah ke atas.

Sebagai orang Indonesia yang tidak pernah melihat cara penanganan bencana ala gambaru kayak gini, gw bener-bener merasa malu dan di saat yang bersamaan : kagum dan hormat banget sama warga dan pemerintah Jepang. Ini negeri yang luar biasa, negeri yang sumber daya alamnya terbatas banget, negeri yang alamnya keras, tapi bisa maju luar biasa dan punya mental sekuat baja, karena : falsafah gambaru-nya itu. Bisa dibilang, orang-orang jepang ini ngga punya apa-apa selain GAMBARU. Dan, gambaru udah lebih dari cukup untuk menghadapi segala persoalan dalam hidup.

Bener banget, kita mesti berdoa, kita mesti pasrah sama Tuhan. Hanya, mental yang apa-apa "nyalahin" Tuhan, bilang2 ini semua kehendakNya, Tuhan marah pada umatNya, Tuhan marah melalui alam maka tanyalah pada rumput yang bergoyang.....I guarantee you 100 percent, selama masih mental ini yang berdiam di dalam diri kita, sampai kiamat sekalipun, gw rasa bangsa kita ngga akan bisa maju. kalau ditilik lebih jauh, "menyalahkan" Tuhan atas semua bencana dan persoalan hidup, sebenarnya adalah kata lain dari ngga berani bertanggungjawab terhadap hidup yang dianugerahkan Sang Pemilik Hidup. Jika diperjelas lagi, ngga berani bertanggungjawab itu maksudnya : lari dari masalah, ngga mau ngadepin masalah, main salah2an, ngga mau berjuang dan baru ketemu sedikit rintangan aja udah nangis manja.

Kira-kira setahun yang lalu, ada sanak keluarga yang mempertanyakan, untuk apa gw menuntut ilmu di Jepang. Ngapain ke Jepang, ngga ada gunanya, kalo mau S2 atau S3 mah, ya di eropa atau amerika sekalian, kalo di Jepang mah nanggung. Begitulah kata beliau. Sempat terpikir juga akan perkataannya itu, iya ya, kalo mau go international ya mestinya ke amrik atau eropa sekalian, bukannya jepang ini. Toh sama-sama asia, negeri kecil pula dan kalo ga bisa bahasa jepang, ngga akan bisa survive di sini. Sampai sempat nyesal juga,kenapa gw ngedaleminnya sastra jepang dan bukan sastra inggris atau sastra barat lainnya.

Tapi sekarang, gw bisa bilang dengan yakin sama sanak keluarga yang menyatakan ngga ada gunanya gw nuntut ilmu di jepang. Pernyataan beliau adalah salah sepenuhnya. Mental gambaru itu yang paling megang adalah jepang. Dan menjadikan mental gambaru sebagai way of life adalah lebih berharga daripada go international dan sejenisnya itu. Benar, sastra jepang, gender dan sejenisnya itu, bisa dipelajari di mana saja. Tapi, semangat juang dan mental untuk tetap berjuang abis-abisan biar udah ngga ada jalan, gw rasa, salah satu tempat yang ideal untuk memahami semua itu adalah di jepang. Dan gw bersyukur ada di sini, saat ini.

Maka, mulai hari ini, jika gw mendengar kata gambaru, entah di kampus, di mall, di iklan-iklan TV, di supermarket, di sekolahnya joanna atau di mana pun itu, gw tidak akan lagi merasa muak jiwa raga. Sebaliknya, gw akan berucap dengan rendah hati : Indonesia jin no watashi ni gambaru no seishin to imi wo oshietekudasatte, kokoro kara kansha itashimasu. Nihon jin no minasan no yoo ni, gambaru seishin wo mi ni tsukeraremasu yoo ni, hibi gambatteikitai to omoimasu. (Saya ucapkan terima kasih dari dasar hati saya karena telah mengajarkan arti dan mental gambaru bagi saya, seorang Indonesia. Saya akan berjuang tiap hari, agar mental gambaru merasuk dalam diri saya, seperti kalian semuanya, orang-orang Jepang).

Say YES to GAMBARU!


taken from :

http://rouliesther.blogspot.com/2011/03/say-yes-to-gambaru.html


Saturday, November 26, 2011

Who am I


Can't say anything about this song, I'm speechless about how beautiful this lyric is.
This is one of my fave song.. Uplifting me when I'm down,
raise my spirit when I'm weak.
Remind me that I'm so loved by HIM, Lord of all the earth..
In every situation, in my weakness, in my failure.. He still love me, no matter what.
Well, I don't need to say a word anymore,
because this song already said everything I can ever wrote.

Hope u will feel the same ^^


Thursday, November 17, 2011

What I learn from Real Steel Movie



Udah nonton film Real Steel? Sebelumnya, saya ngga tau sama sekali tentang film Real Steel, film ini ber-genre apa, siapa pemainnya, dll. Tapi ngeliat orang2 post di fb & twitter kalo film ini bagus, saya jadi penasaran. Akhirnya saya & suami nonton juga.. Sebenernya jalan cerita film ini secara keseluruhan gampang ketebak, tapi saya suka banget semua emosi, dialog, visual efek (robot dan gerakannya lebih real dibanding Transformers - menurut saya) pengambilan gambar (keren abis, suer! apalagi nontonnya di studio digital, puasss banget liat gambar detail dan bening), apalagi meaning dari film ini. Top abis!

Sedikit resensi film Real Steel :
Charlie adalah mantan petinju yang sekarang tergila-gila sama robot boxing. Banyak uang yang udah dia abisin untuk beli robot-robot petarung yang bisa dia kontrol untuk diadu sama robot laen. Si Charlie ini punya anak yang udah dia telantarin sejak lahir. Karena ibunya meninggal, maka hak asuh anak ini otomatis jadi milik Charlie. Adik dari istrinya dateng ke pengadilan untuk minta hak asuk atas Max (anak Charlie) karena tau Charlie ngga peduli sama anaknya dan ngga akan becus ngurus anak itu. Dan emang bener, Charlie ngga mau ngasuh Max, tapi singkat cerita, dengan adanya kesepakatan, Charlie ngurus Max selama adik istrinya itu berlibur, dan akan mengembalikan Max sesudah mereka pulang liburan dengan syarat dia dibayar dengan sejumlah uang, setengahnya dibayar pas Max diasuh sama Charlie, setengahnya lagi dibayar pas Max diserahin ke adik istrinya sepulang liburan.

Charlie bener-bener cuek sama Max, bener-bener ngga peduli. Max pun ngerasa hal yang sama karena mereka emang ngga pernah deket. Tapi satu hal yang bikin mereka klop : ROBOT. Ternyata Max juga tergila-gila sama robot, jadi Max "betah" tinggal sama ayahnya karena sama-sama pengen bikin robot yang ngga terkalahkan di arena tinju. Dalam perjalanan mereka bikin robot yang super itu, Max nemuin Atom yang secara ngga sengaja "menyelamatkan" Max waktu jatuh ke jurang. Karena merasa robot ini yang nyelametin nyawanya, Max kekeuh pengen bawa robot rongsokan itu pulang untuk dibetulin & dilatih. Singkat cerita, setelah dilatih dan diadu dengan robot-robot laen, Atom selalu menang dan akhirnya terkenal & jadi robot yang ngga terkalahkan. Charlie & Max pun jadi makin deket karena kebersamaan & kekompakan mereka tiap hari waktu melatih Atom. Di saat kedekatan itu udah mulai terbangun, adik istri Charlie pulang dari liburan dan menagih janji Charlie buat ngembaliin Max. Charlie dilema, tapi akhirnya menyerahkan Max ke mereka, dia ngga mau nerima sisa uang yang udah jadi kesepakatan mereka waktu "menjual" hak asuh Max karena sebenernya dia udah sayang banget sama Max. Max pun kecewa karena Charlie ngga mempertahankan Max waktu dia diambil sama adik istri Charlie, "I want you to fight for me!" -aku mau kamu berjuang untuk mempertahankan aku- (Kata2 itu bikin nangis bombay T_T)
Setelah merenung dan berpikir, akhirnya Charlie memberanikan diri dateng lagi ke rumah adik istrinya dan minta maaf ke Max & minta ijin untuk bawa Max ke pertandingan Atom vs Zeus, robot yang paling kuat saat itu.

Perjuangan Charlie & Max untuk membuat Atom bisa ngalahin Zeus sangat luar biasa. Walaupun akhirnya Zeus yang dinyatakan menang karena terselamatkan oleh bunyi bel, tapi Atom tetep dianggap sebagai pemenang oleh para penonton yang hadir saat itu. Atom disebut sebagai "People's Champion" karena kegigihannya ngelawan Zeus yang sombong.

Sayang, menurut saya endingnya kurang klimaks gimanaaa gitu.. Karena berenti pas Atom menang doang. Ga diceritain gimana nasib Max selanjutnya, apakah dia tetep dibawah hak asuk adik istri Charlie, ato dia akhirnya diasuh sama Charlie. Itu yang rada bikin "ganjel" di endingnya.

I really like this movie! Emosinya kerasa banget, fyi suamiku juga nangis beberapa kali, hihihi (i hope he didn't read this blog :P). Dan ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari film ini :

1. Pantang menyerah! Terus berjuang!
Max ngga peduli orang2 nyepelein usahanya dalam melatih Atom karena Atom adalah robot generasi 2 yang dianggap udah kuno dan ngga berguna, dia tetep konsisten melatih Atom. Dan akhirnya Atom jadi robot yang ngga terkalahkan!
Walaupun orang-orang menyepelekan, tapi kalo kita percaya pada sesuatu, tetap pegang dan perjuangkan itu sampe akhir! Pasti kita akan lihat hasil dari perjuangan kita berbuah manis kalo kita ngga pernah menyerah dalam prosesnya.

2. Masalah membuat kita makin kuat
Waktu Max pengen bawa pulang Atom (yang saat itu masih tertimbun pasir dan lumpur) karena udah "menyelamatkan" nyawanya, Charlie ngga setuju, dia ngga mau bantu sama sekali. Max ditinggal di tepi jurang sendirian. Tapi saat Max mengalami tantangan itu, dia ngga nyerah, dia berjuang sendirian ngangkut Atom dari tepi jurang. Charlie cuma nunggu di truk-nya waktu akhirnya Max muncul dengan bawa Atom di gerobaknya (emang raja tega nih babehnya).
Waktu kita ngadepin masalah, jangan liat bahwa itu akhir dari segalanya. Justru saat kita berani menghadapinya, kita akan diberi kekuatan & tampil sebagai pemenang!

3. Berjuang untuk orang2 yang kita cintai
Akhirnya Charlie balik ke Bailey (pacarnya) setelah ninggalin dia. Dan Charlie akhirnya minta maaf & berjuang untuk dapetin Max kembali.
Mungkin kita kadang ngerasa kesel ato sebel sama orang2 yang kita cintai. But, we love them, right? So, fight for them! Jangan ragu juga untuk bilang "maaf" sama mereka kalo misalnya kita udah menyakiti mereka.
Jadi inget percakapan mereka waktu Charlie balik ke Bailey
Bailey : twelve hundred miles for a kiss?
Charlie : worth it!
*meleleh.......

4. Kita butuh nasihat dan dukungan dari orang lain
Waktu Charlie bingung apa yang harus dia perbuat saat Max diserahin ke adik istrinya, dia menemui Bailey. Dan Bailey yang suruh dia untuk minta maaf ke Max.
Kadang kita ngga bisa berpikir jernih waktu ada masalah, kita perlu orang lain untuk kasih masukan dan membuka pikiran kita.

5. Ngga semua hal bisa dibeli dengan uang
Waktu Atom mau dibeli sama saingannya, Max menolak mentah2 karena Atom lebih berharga buat dia dibandingin uang.
Waktu (suami) adik istrinya Charlie mau bayar sisa pembayaran yang dimaksudkan untuk "membeli" hak asuh Max, Chalie menolak karena dia udah ngga peduli sama uang, dia lebih sayang Max daripada uang itu.
Meskipun kita memang membutuhkan uang, tapi ngga semua hal bisa dibeli dengan uang. Jadi uang bukanlah segalanya!

6. Perlakukan sesama dengan baik
Walaupun Atom adalah robot, tapi Max & Charlie memperlakukan dia kaya manusia. Atom dirawat, disayang, dan diperhatiin layaknya manusia.
Apalagi manusia, sesama kita, yang punya hati dan perasaan. Perlakukan sesama kita dengan baik, tanpa pamrih.

7. Perhitungkan timing yang tepat untuk melakukan suatu tindakan
Waktu Charlie menggerakkan Atom di arena tinju melawan Zeus. Dia membuat strategi dan memperhitungkan timing/momen yang pas untuk menyerang Zeus. Walaupun Atom udah dihajar abis2an sama Zeus, Charlie tetap bertahan, ngga balik nyerang membabi buta. Tapi dia juga membuat strategi dan menunggu momen yang pas untuk menyerang balik. Pada saat Zeus udah kecapean karena terus menerus mengeluarkan energi buat mukul Atom, Charlie memanfaatkan momen ini untuk menyerang. Akhirnya Zeus terpojok dan hampir KO, tapi terselamatkan oleh bel akhir ronde.
Saya jadi inget cerita tentang penebang pohon yang lebih memilih menggunakan waktunya terlebih dahulu untuk mengasah kapaknya daripada langsung menebang pohon dengan kapak yang tumpul. Hasilnya, dengan kapak yang tajam, pekerjaannya lebih cepat selesai dibandingkan menebang pohon dengan kapak yang tumpul.
Let's be effective!
"Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul." (1 Korintus 9 : 26)

Well, that's what i learn from Real Steel movie. Yang belum pada nonton, saya sangat merekomendasikan film ini! Semoga bisa mengambil semua nilai2 positif yang ada di dalamnya ^^

Be blessed!

Monday, November 14, 2011

I'm back!


Wohoooooo!!!!!
Udah 2 taun ngga pernah nge-blog lagi, kangeeeeennn.. hihihi..
Mulai sekarang mau rajin lagi ah ^^

Udah, cuma segitu aja postingan kali ini, melepas rindu doang sekalian nge-test masih bisa ditulisin ngga blog-nya, secara udah sampe lupa password segala, hohohoho :P